Sore itu di Stasiun Rajawali

Halohaaa awaspalastaa..melaporkan hari ini cuaca sekitar sudirman cerah, secerah hati saya hari ini, semoga yang sedang membaca juga se “cerah” saya. Suhu cenderung panas dan matahari sungguh tidak ampun-ampun memberikan sinar panasnya, tercatat di handphone suhu 39” celcius.

Baik, dilanjutkan…saya lagi galau,iya galau banget lihat progaramnya Awaspala, bayangkan sodara-sodara, sejak bulan agustus (awaspala goes to rinjani) tas Carrier saya yang mahal itu hanya terpajang di atas lemari, huft agak lebay sedikit, dan si Empu nya pun kaki tangannya sudah gatal-gatal jamuran ingin segera menggendong si carrier, dan ingin merasakan tanjakaan demi tanjakan, hawa sejuk pepohonan..ahh ya mau ke gunung mana yang akan di daki lagi.

Kembali ke cerita, sore itu hari Jumat seminggu yang lalu, seperti biasa saya penggemar kommuter line pulang dari kantor di kawasan sudirman menuju stasiun kereta Sudirman menuju stasiun kereta rajawali, iya hari ini saya mau menuju ke rumah orang tua di Sunter. Memang dari awal saya sudah tahu jadwal kereta yang akan saya tumpangi yaitu jam 17.30 dan memang kereta datang sesuai jadwal, dan tiba di stasiun Rajawali sekitar jam 17.50 , kemudian saya berjalan keluar stasiun sekitar 10 meter di depan gerbang luar dan inilah cerita dimulai.

Saya menuju tempat yang biasa jika saya menunggu dijemput oleh Adik/Ayah, berdiri cantik sambil keluarin handphone keluaran Korea, jari-jari mulai membuka sosmed,bbm dll sambil membunuh waktu, sebelum saya tiba memang sudah banyak penjemput yang menunggu, termasuk laki-laki di sebelah saya yang berjarak 1 meter dari tempat saya berdiri, sambil saya tidak pedulikan sekitar 10 menit saya menunggu, si pria ini seperti sedang menelpon kekasihnya/Istrinya kurang lebih pembicaraannya seperti ini “ Aku nunggu ditempat seperti biasa, APA!!? Kamu di Indomart?,itu dimana?” sebentar kemudian si Pria ini bertanya ke saya “Mbak, Indomart di sebelah mana ya?” dan saya jawab dengan malas “ Lurus aja mas ,nanti ada sebelah kiri Jalan” dan Dia pun melanjutkan pembicaraannya dengan sang pujaan hati di telepon genggamnya, “ kamu jalan aja ke pintu gerbang, aku udah nunggu dari tadi nih, aku ga mau ke Indomart, ya ya kamu jalan aja,aku di sini tempat biasa” dan pembicaraan di sana diakhiri. Saya pun masih sibuk dengan telepon genggam dan kurang memperhatikan penampakan Pria di sebelah saya ini, dan jadi lah tinggal kami berdua penunggu setia di gerbang luar stasiun. Kepala udah mulai celingak celinguk bergumam “mana nih yang jemput, ga dateng-dateng”..hmmm ya sudah, sabar aja lah.

 

Lihat jam tangan sudah menunjukan jam 18.15, dan tiba-tiba Mata saya melihat seorang Pria keluar dari Stasiun berjalan menuju tempat Saya, Orangnya lumayan rapi baju dan celana nya licin rambut klimis gambaran pria masa kini *haha..dan betapa terkejut saya sambil mengelus dada, si Pria cantik ini menghampiri Pria yang dari tadi nunggu disebelah saya,sambil berkata “ kamu tinggal ke indomart aja ga mau sih, aku cape jalan ke sini “dan si Pria yang nunggu itu menjawab “ kan aku biasa jemput kamu disini , bukan di indomart” dan si Pria cantik itu pun lansung naik ke motor sambil tangannya melingkari pinggang prianya, whattttttt!!!!???? Glek nelen ludah, jadiii yang dari tadi nelpon si Pria ini juga seorang Pria ?? tidak berhenti mata saya memandang dua pria itu dari kejauhan, miris dan inilah realita jaman sekarang

Posted in Catatan Perjalanan.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *