Ulang Tahun Awaspala ke-3, Kemah Ceria di Loji

Halo – halo semuanya, mimin mau cerita tentang kegiatan AWASPALA yang berlangung di Bumi Perkemahan Loji dalam rangka memperingati haru ulang tahun ke-3 komunitas tercinta ini. Acara ini diadakan tanggal 3 – 4 September dengan meeting point di Paledang. Seperti biasa saat kumpul di meeting point selalu saja datangnya molor kayak karet, yang katanya bakal berangkat jam 12.00 tapi kenyataanya berangkat jam 14.00. Indonesia banget deh pokoknya. Okey, lanjut. Kita berangkat dari Paledang naik angkot Bogor yang tahu sendiri kan gimana mereka kalau sopirin tuh angkot. Lebih deg2an naik ini daripada naik Roller Coster.  Sekitar satu jam perjalanan dan akhirnya kita sampai di tempat yang kita tuju, tapi jangan senang dulu. Kita harus jalan sekitar 30 menit untuk sampai di bumi perkemahan tersebut.

Setelah kita sampai di bumi perkemahan, kita pun membangun tenda dan memasang flysheet. Dan sekitar pukul 17.00 hujan pun turun, dimana kita terpaksa menunda kegiatan untuk sore itu. Kita hanya berdiam diri di tenda sambil ngobrol ngalor ngidul dan beberapa ada yang ngopi di bawah teduhnya flysheet. Akhirnya reda setelah 2 jam mengguyur bumi perkemahan ini, kita pun langsung keluar dari tenda  dan berkumpul di bawah flysheet untuk memulai kegiatan malam itu. Kegiatan dibuka dengan sambutan Bang Rendra dan Bang Hafit selaku panitia acara ini. Setelah itu kegiatan dilanjutkan ke sesi perkenalan dan menceritakan kesan dan pesan mereka selama berada di Awaspala. Banyak kisah lucu dari mereka selama ngetrip bareng Awaspala. Bahkan sampai ada yang cerita kalau Gunung Semeru pindah ke Garut, nah ajaib kan ceritanya. Eh, kalau cerita yang itu sudah di bagian game. Sorry mimin lupa. Yup! Setelah perkenalan dan menceritakan kesan pesan dari tiap anggota, kita melakukan game yang seru meskipun yang ikut kemah malam itu sedikit. Game yang membuat kita tertawa dan melupakan sedikit kegalauan tentang hidup. Mulai dari game sambung cerita sampai game “Papaya Banana”, kita gak berhenti tertawa. Selain itu yang paling seru adalah yang kalah harus dihukum dan hukumannya adalah joget random yang gak jelas. Setelah lelah bermain game, kita bersiap – siap untuk istirahat meskipun ada beberapa anak yang masih tinggal di luar tenda untuk nongkrong atau bahkan curhat.

Bangun pagi dan persiapan untuk trekking ke curug. Tapi sebelum kita trekking ke curung, kita melekakukan senam pagi biar sehat dan upacara untuk meningkatkan rasa nasionalisme. (Untuk video dua kegiatan itu nyusul ya gaes).  Senam pagi dipimpin oleh ketua Awaspala kita yang tercinta, Bang Boim, dengan gerakan unik ala Bang Boim Insya Allah senam pagi itu akan membuat kita sehat dan bugar. Habis senam, jadi laper kan. Kita pun bersarapan ria dengan spaghetti buatan Bang Hadidi yang gak ikut senam pagi. Nah! Untuk meningkatkan rasa nasionalisme kita, kita melaksanakan upacara terlebih dahulu. Upacara dipimpin oleh bang Rendra dan yang jadi pembina upacaranya adalah bang Hafit. Dan upacara ditutup dengan Do’a yang dibacakan oleh Bang Hermat. Semua anggota mengikuti upacara saat itu dengan khidmat.

Trekking menuju ke curug pun dimulai. Perjalanan menuju curug membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari tempat kita berkemah. Jalannya berbatu, jadi tidak terlalu susah meskipun nanjaknya lumayan dan membuat mimin sempat ngos – ngosan.

Sesampainya di curug, kita beristirahat dan seperti biasa berfoto – foto. Kalau mimin sendiri sih lebih memilih tidur di batu besar yang ada di curug. O iya, di sini Bintang, anak bang Sis, seneng banget diajakin main air di curug.

Karena hari sudah siang, kita gak bisa lama  – lama di curug dan juga tenda masih belum dibongkar. Akhirnya kita kembali ke tempat kita berkemah dan segera membongkar tenda dan packing. Dan selain itu kita masih punya satu agenda yaitu “Awaspala Award”. Award yang akan diberikan ke anggota yang menang voting sesuai dengan kategorinya. Di “Awaspala Award” ada 7 kategori, yaitu, Best Sweeper, Best Porter, Best Chef, Romantic Hiker, Best Female Hiker, Best Male Hiker, dan Cheerful Hiker.

  1. Best Sweeper.
    Nominasi

    Pemenang : Bang Hafit
  2. Best Porter.
    Nominasi
    Pemenang : Bang Boim
  3. Best Chef
    Nominasi

    Pemenang : Bang Rendra
  4. Romantic Hiker
    Nominasi

    Pemenang : Bang Herman
  5. Best Male Hiker
    Nominasi

    Pemenang : Bang Boim

Untuk kategori Best Female Hiker dan Cheerful Hiker belum bisa diumumkan karena nominasinya gak ikut acara ini. Jadi untuk pengumumannya ditunda terlebih dahulu.

Setelah pengumuman “Awaspala Award” dan sebelum kita pulang, panitia membagikan doorprize ke masing – masing peserta. Hadiahnya ada berbagai macam botol dengan bentuk yang lucu. Dan yang terakhir setiap anggota akan dapat souvenir lucu.

Sekian laporan mimin tentang kegiatan yang kemarin diadakan di Loji dalam rangka memperingati hari ulang tahun AWASPALA yang ke-3. Semoga Awaspala semakin jaya, kompak, dan mampu memberi manfaat bagi alam dan negri ini. Aamiin.

AWASPALAAAA!!!!

YAAAAAA EEEEEE!!!!

|Salam dari admin :centhak|

Save

Posted in Catatan Perjalanan, Curug.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *